Ide membuat artikel ini muncul setelah menonton drama Korea Pasta. Bagi kalian yang gemar makanan Italia, pastinya sudah sering merasakan kelezatan pasta dengan berbagai macam paduan sausnya. Pasta merupakan hidangan favorit yang kita kenal berasal dari Italia. Tapi tahukah kalian kalau pasta yang terkenal dari Italia itu sebenarnya berasal dari mie yang berasal dari China.
Hingga kini masih ada beda pendapat tentang asal-usul pasta. Namun, cerita yang paling sering didengar, pasta mula-mula diperkenalkan di Itali oleh Marcopolo, setelah mengarungi lautan di Asia Timur, dalam perjalanan wisata boganya ke negeri Cina.
Besar kemungkinan pasta diperkenalkan ke Itali melalui Arab dan Venice, sekitar abad ke-11. Pasta kemudian dibuat di kota-kota perdagangan besar seperti Venice, Florence dan Genoa dan perlahan-lahan menyebar ke daerah lain. Penyebaran pasta ini melalui pembantu rumah tangga yang banyak berasal dari Mongolia pada awal abad ke-14. Para pembantu ini harus dapat memasak hidangan dari pasta bagi para tuannya yang berada di daerah Eropa.
Peneliti yang mengatakan bahwa pasta berasal dari China, karena negeri Tirai Bambu ini adalah penghasil mi. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa mi sama dengan pasta, sehingga China bisa dikatakan sebagai negeri yang menghasilkan pasta pertama kali di dunia. Adapun mi dikonsumsi pertama kali di China sekitar tahun 1295. Mi buatan China ini kemudian dibawa ke Italia oleh Marco Polo, saat dia berkunjung ke China. Oleh-oleh Marco Polo ini sangat disukai oleh warga Italia, sehingga mereka mencoba membuatnya dan berkembang menjadi pasta seperti yang dikenal saat ini.
Di Eropa, catatan tertulis paling tua tentang makanan serupa mie ditemukan pada hiasan makam orang Etruscan di Italia Tengah yang berasal dari tahun 400 SM. Di Tiongkok, mi sudah dikenal sejak tahun 2000 SM berdasarkan hasil penggalian di situs Lajia (Tiongkok barat) yang terletak di tepi Sungai Kuning. Di bawah lapisan tanah jenis tanah Loess yang tebal di situs penggalian yang sudah rusak akibat gempa bumi dan banjir ditermukan mi berwarna kuning di dalam panci tanah liat yang terbalik. Panjang mi sekitar setengah meter dengan diameter 3 milimeter. Hasil analisis menunjukkan mi dibuat dari tepung biji milet.
