Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia akan melakukan audensi dengan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bidang hukum Albert Hasibuan, Senin (14/5).
Agenda yang rencananya diadakan di Istana Negara tersebut akan membahas aksi penghadangan yang dilakuakan terhadap para jemaat HKBP Filadelfia oleh masyarakat sekitar gereja di Tambun Bekasi, beberapa waktu yang lalu.
Kuasa Hukum HKBP Filadelfia Judianto Simanjuntak menuturkan bahwa beberapa waktu yang lalu para jemaat HKBP FIladelfia dihadang oleh warga sekitar gereja sesaat sebelum mereka melakukan ibadah.
“Memang beberapa kali jemaat itu dihadang sebelum melakukan ibadah di gereja. terakhir itu ya kemarin. Alasannya tidak jelas. Hari ini, kami berencana melakukan audensi dengan pihak Wantimpres bidang hukum untuk membahas masalah ini,” papar Judianto saat dihubungi mediaindonesia.com, Senin (14/5).
Judianto memaparkan, agenda yang akan dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB nanti akan membahas mengenai beberapa tuntutan.
“Nanti rencananya kami akan meminta Presiden melalui staf dari Wantimpres bidang hukum untuk memerintahkan Kapolri untuk memberikan
jaminan keamanan bagi jemaat HKBP FIladelfia dalam menjalankan ibadah,”
kata Judianto.
“Ini kan bukan hanya soal keamanan saja, tapi lebih dari itu. Ini soal hak para jemaat dalam menjalankan keyakinan mereka,” pungkas Judianto. | Nana Febrina, Media Indonesia
Agenda yang rencananya diadakan di Istana Negara tersebut akan membahas aksi penghadangan yang dilakuakan terhadap para jemaat HKBP Filadelfia oleh masyarakat sekitar gereja di Tambun Bekasi, beberapa waktu yang lalu.
Kuasa Hukum HKBP Filadelfia Judianto Simanjuntak menuturkan bahwa beberapa waktu yang lalu para jemaat HKBP FIladelfia dihadang oleh warga sekitar gereja sesaat sebelum mereka melakukan ibadah.
“Memang beberapa kali jemaat itu dihadang sebelum melakukan ibadah di gereja. terakhir itu ya kemarin. Alasannya tidak jelas. Hari ini, kami berencana melakukan audensi dengan pihak Wantimpres bidang hukum untuk membahas masalah ini,” papar Judianto saat dihubungi mediaindonesia.com, Senin (14/5).
Judianto memaparkan, agenda yang akan dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB nanti akan membahas mengenai beberapa tuntutan.
“Nanti rencananya kami akan meminta Presiden melalui staf dari Wantimpres bidang hukum untuk memerintahkan Kapolri untuk memberikan
jaminan keamanan bagi jemaat HKBP FIladelfia dalam menjalankan ibadah,”
kata Judianto.
“Ini kan bukan hanya soal keamanan saja, tapi lebih dari itu. Ini soal hak para jemaat dalam menjalankan keyakinan mereka,” pungkas Judianto. | Nana Febrina, Media Indonesia
