Terima Perlakuan Rasis, Balotelli Ancam Tinggalkan Euro 2012

"Jika itu terjadi lagi kepada saya, maka saya akan langsung meninggalkan lapangan dan pulang," ujar Balotelli. 

Bomber Manchester City, Mario Balotelli, menegaskan tak akan pernah memaafkan pelaku rasis di dunia sepakbola. Bahkan, Super Mario siap meninggalkan lapangan jika menerima perlakukan rasis saat membela timnas Italia di Piala Eropa 2012.

Jelang perhelatan Euro 2012, isu rasisme menjadi perhatian khusus sejumlah negara peserta. Pasalnya, suporter tuan rumah yakni Polandia dan Ukraina terkenal dengan aksi rasis yang kerap dilakukan terhadap pemain berkulit hitam ataupun pemain yang memiliki darah bukan dari Eropa.

Bahkan, keluarga sejumlah punggawa timnas Inggris yang berkulit hitam yakni Joleon Lescott, Theo Walcott, serta Alex Oxlade-Chamberlain mengaku tak akan menyaksikan Piala Eropa secara langsung. Mereka khawatir akan mendapatkan ancaman dan aksi tidak menyenangkan dari suporter tuan rumah.

Terkait aksi tersebut, Balotelli pun ikut angkat bicara. Penyerang keturunan Ghana ini yang pernah menerima perlakuan rasis baik saat memperkuat timnas Italia ataupun ketika masih membela Inter Milan mengecam pelaku tindakan tidak terpuji tersebut.

Penyerang 21 tahun itu menegaskan siap meninggalkan lapangan jika nyanyian rasisme menimpa dirinya saat memperkuat Gli Azzurri di Euro 2012.

"Mari kita lihat apa yang akan terjadi di Piala Eropa. Saya berharap tidak akan ada rasis di sana, karena saya benar-benar tidak bisa mengatasinya saya tidak tahan dengan rasisme," ujar Balotelli seperti dilansir ESPN.

"Tindakan tersebut tidak dapat saya terima. Jika itu terjadi lagi kepada saya, maka saya akan langsung meninggalkan lapangan dan pulang. Kami saat ini berada di tahun 2012, dan hal tersebut tak boleh terjadi," sambungnya.

"Saya berkulit hitam dan bangga memiliki darah Afrika. Saya pikir saya beruntung bisa menjadi orang kulit hitam. Orang lain mengatakan jika saya adalah anak laki-laki berkulit hitam yang menyenangkan, memiliki uang dan memiliki pacar yang cantik. Ini bukan seperti itu. Hal tersebut terlalu mudah untuk menilai orang dari apa yang Anda lihat," tukasnya. | Rizki Hidayat, JaringNews
Lebih baru Lebih lama