Memangnya film yang berujung dengan tenggelamnya kapal Titanic itu bisa dibuatkan sekuelnya? Sekuelnya seperti apa? Jake hidup lagi, begitu?
TITANIC 2? Apa maksudnya? Apa ini sekuel dari film terlaris James Cameron yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet?
Memangnya film yang berujung dengan tenggelamnya kapal Titanic itu bisa dibuatkan sekuelnya? Sekuelnya seperti apa? Jake hidup lagi, begitu?
Well, jangan salah sangka dulu. Yang dimaksud Titanic 2 bukanlah film lanjutan dari Titanic pertama. Melainkan niatan Clive Palmer, salah satu orang terkaya di Australia, yang berniat membangun kapal replika ukuran sesungguhnya dari Titanic yang tenggelam 100 tahun lalu.
Dilaporkan BBC, Senin (30/4), Palmer telah menunjuk sebuah perusahaan milik pemerintah China untuk membangun Titanic versi abad 21. Pengusaha pertambangan Australia ini mengatakan pada media setempat pembuatan kapal Titanic 2 akan mulai tahun depan.
Palmer mengatakan sudah menandatangani kesepakatan dengan CSV Jining Shipyard, perusahaan China yang menjadi mitranya, untuk membangun kapal tersebut.
“Kapalnya nanti akan semewah Titanic asli tapi tentu juga akan memiliki teknologi perkapalan terbaru abad ke-21 dengan sistem navigasi dan keselamatan paling mutakhir,” kata Palmer.
Pengumuman Palmer ini dilakukan hanyabeberpa minggu setelah ulang tahun ke-100 tenggelamnya kapal Titanic.
Titanic, kapal paling mewah di zamannya dan dikatakan takkan tenggelam, nyatanya tenggelam setelah menabrak gunung es saat pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke New York. Titanic tenggelam dini hari tanggal 15 April 1912, mengakibatkan 1500 penumpangnya tewas.
“Tentu kapal (Titanic 2) akan tenggelam bila di tengahnya diberi lubang,” kata Palmer menjawab pertanyaan apa tiruan Titanic-nya bakal tenggelam. “Kapal ini didesain untuk tidak akan tenggelam. Tapi tentu, jika percaya takhayul, kau takkan tah apa yang akan terjadi.”
Titanic 2 dijadwalkan berlayar dari London ke New York pada akhir 2016. Tertarik ikut naik, atau Anda percaya bila ada kapal yang dikatakan takkan tenggelam, nantinya malah tenggelam? | Ade Irwansyah, Bintang
