Kepolisian Italia menemukan satu ladang ganja di bawah terowongan era Mussolini yang tidak terpakai di Roma, kata juru bicara kepolisian, Rabu (15/8/2012).Polisi menangkap seorang lelaki berumur 57 tahun dan tengah mencari tersangka lainnya setelah menyita 340 kilogram ganja. Tanaman ganja itu dibudidayakan di ruang-ruang yang diterangi lampu halogen dan diairi dengan sistem irigasi bawah tanah.
Seorang polisi dari unit ekonomi yang sedang berpatroli pada Sabtu (11/8/2012) "menjadi curiga setelah membaui aroma kuat mariyuana yang timbul dari saluran udara" terongan yang terletak dekat stasiun kereta api Roma-Casilina, kata juru bicara kepolisian kepada AFP.
Saat penggerebekan, polisi harus mengenakan masker. Mereka menemukan area seluas 4.000 meter persegi di mana beberapa rumah kaca dibangun untuk menanam dan memproduksi mariyuana", demikian pernyataan polisi melalui situs web mereka
Awalnya polisi menemukan semacam ladang jamur sebelum menemukan dinding bata yang ternyata bisa dibuka-tutup untuk menutupi ladang ganja.
Di area penyimpanan, polisi menemukan sejumlah kantong-kantong hitam berisi daun ganja yang baru dipotong dan kantong-kantong kecil berisi produk jadi. Di situ polisi juga menemukan mesin-mesin pengering ganja, timbangan dan bahan kimia.
Terowongan itu sebenarnya merupakan bagian dari proyek ambisius untuk jalur kereta api bawah tanah yang diluncurkan pada tahun 1930-an oleh diktator Italia Benito Mussolini. Namun kemudian tidak digunakan lagi.
Ladang ganja bawah tanah itu berada di kawasan pekerja di Tor Pignattara, yang dijadikan tempat ladang-ladang jamur bawah tanah karena kondisinya yang lembab dan temperaturnya stabil. Kompas
@Z0naKita- Semoga Informasi yang di sajikan oleh WebBlog Zona Kita bermanfaat bagi Pembaca. Dan jangan lupa menekan Tombol Like/Share Facebook untuk memberi tahu kepada teman-teman anda yang lain dan Berlangganan Artikel Secara Gratis di WebBlog Zona Kita agar bisa terus mendapatkan Informasi.