Banyak orang beranggapan kalau konsumsi minuman kategori diet soda bahwa bisa menurunkan berat badan karena komposisi yang terkandung rendah atau tanpa gula. Namun fakta membuktikan bahwa minuman diet soda ini justru sebaliknya bisa memicu kenaikan berat badan bahkan kematian pun akan menunggu anda jika tidak diantisipasi.
Ada beberapa dampak jika kita mengkonsumsi minuman diet soda sebagaimana dikutip dari web kesehatan Fitsugar yaitu:
Merusak tubuh
Jika Anda ingin memiliki ginjal dan gigi yang sehat hingga akhir hayat, cobalah dari sekarang untuk mengurangi kebiasaan ini. Karena sebuah penelitian menunjukkan wanita yang rutin konsumsi diet soda dua liter atau lebih dalam satu hari akan mengalami penurunan fungsi ginjal hingga 30 persen.Akhirnya, terjadi gagal ginjal. Selain itu, kandungan asam folat dalam soda dalam minuman ini dapat mengikis kalsium pada enamel gigi.
Risiko penyakit
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan meminum diet soda dikaitkan dengan meningkatnya risiko stroke, osteoporosis dan diabetes tipe 2. Sementara penelitian membuktikan bahwa peminum soda memiliki 61 persen risiko lebih tinggi mengalami stroke, 4 persen lebih rendah memiliki kepadatan mineral tulang dan terlebih pada risiko diabetes tipe 2.
Berat badan
meningkat Sebuah riset menunjukkan hubungan antara mengonsumsi minuman soda diet dan berat badan. kebanyakan peminum diet soda dan disertai dengan kebiasaan gaya hidup tidak sehat lebih cenderung mengalami penambahan berat badan berlebihan.
Selain itu, pemanis buatan yang terkandung dalam minuman malah membuat peminum tak merasa kenyang, yang akhirnya membuat otak bereaksi dengan mengirimkan sinyal bahwa Anda memerlukan gula biasa lebih banyak. Pada gilirannya terjadi peningkatan gula darah. | PedomanNews