LIBURAN Idul Adha di Turki akan berbeda dengan Negara lainnya.
Pemerintah Turki memutuskan pada hari Senin (8/10) untuk memperpanjang
liburan Idul Adha liburan menjadi enam hari.Idul Adha yang populer disebut dengan Hari Raya Kurban (dalam bahasa Turki disebut dengan Bayrami Kurban) merupakan salah satu dari dua hari raya dalam kalender Islam, yang dimulai pada tanggal 10 Dzul Hijjah setiap tahunnya. Tahun ini, hari libur Idul Adha di Turki akan dimulai pada tanggal 25 Oktober. Namun, karena bertepatan dengan Hari Republik pada tahun ini, yang jatuh pada 29 Oktober, akhirnya pemerintah Turki memutuskan untuk memperpanjang hari libur. Liburan Idul Adha akan dimulai dari hari Rabu (24/10), hingga hari Selasa (30/10).
Juru bicara pemerintah dan Wakil Perdana Menteri Turki, Bulent Arinc mengumumkan langkah pemerintah ini pada hari Senin (8/10) setelah pertemuan Kabinet.
Sebelumnya, pemerintah Turki berencana untuk memberikan perpanjangan liburan sampai 10 hari, dengan tambahan pada tanggal 22 dan 23 Oktober. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay mengatakan bahwa liburan selama 10 hari akan mampu meningkatkan sektor pariwisata, namun hal ini menyebabkan protes dari berbagai pengusaha. Jika hari libur diperpanjang hingga 10 hari, para pengusaha khawatir keuntungan dan produktivitas usaha akan mengalami penurunan dan kerugian. [sm/islampos/wb]