Warga Tibet Bakar Diri, Bentuk Protes Kepada Pemerintah

Aksi bakar diri lagi-lagi dilakukan seorang warga Tibet. Warga desa itu tewas setelah membakar dirinya sebagai bentuk protes atas pemerintahan China.

Menurut kantor berita resmi China, Xinhua seperti dilansir AFP, Sabtu (24/11/2012), pria muda itu membakar dirinya pada Jumat, 23 November malam waktu setempat di Provinsi Qinghai. Pria berumur 26 tahun itu diidentifikasi sebagai Dazheng, seorang penggembala ternak. Dia melakukan aksi bakar diri itu di desa Dageri, wilayah Zekog.

Sebelumnya, Xinhua juga melaporkan seorang warga Tibet tewas pada Kamis, 22 November, juga di Qinghai setelah melakukan aksi bakar diri. Korban diidentifikasi sebagai Libong Tsering, seorang pemuda berumur 19 tahun.

Banyak warga Tibet di China menuding Beijing melakukan penekanan agama dan mengikis kebudayaan mereka dengan bertambah banyaknya kelompok etnis mayoritas Han yang masuk ke wilayah-wilayah Tibet. Sebagai bentuk protes atas pemerintah China, banyak warga Tibet yang nekat melakukan aksi bakar diri.

Pemerintah China menolak tudingan itu. Bahkan menurut Beijing, warga Tibet sangat menikmati kebebasan beragama. Pemerintah China juga mengklaim, standar kehidupan rakyat Tibet kini meningkat.

Menurut otoritas Tibet di pengasingan, sebanyak 76 orang telah melakukan aksi bakar diri sejak tahun 2009 lalu. Sebanyak 62 orang di antaranya tewas. Namun angka tersebut belum termasuk empat korban jiwa terbaru yang dilaporkan media resmi China. Detik
Lebih baru Lebih lama