Fakta-Fakta Menarik Maria Sharapova

Bakat dan kemampuan memang mahal harganya. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan bakat, kemampuan, latihan, dan kerja keras dapat membuahkan hasil yang baik dan bahkan membanggakan. Perasaan bangga itulah yang dirasakan Maria Sharapova sebagai ratu tenis dari Rusia yang telah mendapatkan banyak gelar. Dibalik penampilan garangnya sebagai petenis, Maria Sharapova yang juga cantik ternyata cukup menarik banyak perusahaan fashion dan juga parfum untuk menjadikannya sebagai brand ambassador. Banyak orang yang tidak mengetahui Maria Sharapova secara detil. Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang Maria Sharapova baik di dalam maupun di luar dunia tenis yang mungkin dapat membantu Anda mengenal Maria Sharapova.

1. Nomor 1 Dunia
Banyak yang memprediksi apabila seorang pendatang baru melawan juara bertahan, pastilah juara bertahan akan menang mudah. Akan tetapi bukan itu yang terjadi pada final Wimbledon edisi 2004. Seorang Maria Sharapova yang saat itu berusia 17 tahun mengalahkan Serena Williams yang lebih tua dan berpengalaman di final dan menjadi orang termuda ketiga yang meraih gelar tersebut. Total adalah 21 minggu Maria Sharapova menikmati ranking pertama WTA dalam 5 periode yang berbeda.

2. Waktu Luang
Di luar tenis, Maria Sharapova seperti orang pada umumnya. Sebagai pelepas penat karena tenis, Maria terkadang menghabiskan waktu membaca buku yang ia sukai, seri Sherlock Holmes dan Pippi Long Stocking. Ia juga memiliki ketertarikan terhadap musik, fashion, film, dan juga makanan.

3. Cedera Bahu
Cedera memang menjadi momok yang membayangi setiap atlit, tidak terkecuali Maria Sharapova. Ia mengalami cedera bahu pada 2007 yang membuatnya sempat vakum dan menjalani rehabilitasi cederanya. Terlempar dari 5 besar untuk pertama kali sejak 2004 karena kalah dalam beberapa pertandingan penting menjadi bukti cedera masih mempengaruhinya paska operasi dan rehabilitasi.

4. Perpisahan dengan Sasha Vujacic
Kisah cinta Maria Sharapova yang diketahui publik adalah hubungannya dengan Sasha Vujacic, seorang atlet basket asal Slovenia. Dilamar pada anniversary pertemuan pertama mereka dan sempat ditemani dalam beberapa pertandingannya, Maria Sharapova mengumumkan perpisahannya pada 21 Agustus 2010 setelah turnamen US Open.

5. Kerjasama
Sebagai petenis kenamaan dunia, tak ayal ia menarik banyak minat perusahaan untuk mensponsorinya. Sebut saja Nike yang menjadi sponsor apparel utama Maria Sharapova. Selain Nike, Maria Sharapova pernah menjadi brand ambassador bagi Motorola, Land Rover, Tag Heuer, Canon, serta perusahaan perhiasan Tiffany & Co.

6. Pindah ke US
Pindah ke US adalah salah satu cara untuk mengembangkan bakat emas Sharapova. Namun semuanya tidaklah mudah. Keterbatasan biaya dan kemampuan bahasa Inggris membuatnya kesulitan.

7. Latihan Tenis
Sharapova pernah berlatih bersama pelatih veteran Rusia Yuri Yutkin. Kemudian, Martina Navratilova melihat bakat emasnya dan menyarankannya untuk berlatih di Amerika Serikat, tepatnya di Nick Bollettieri Tennis Academy dimana banyak petenis handal tercipta dari sana, seperti Andre Agassi, Monica Seles, dan Anna kournikova.

8. Bermain Tenis Sejak 4 Tahun
Raket tenis pertama yang ia peroleh adalah hadiah dari Aleksandr Kafelnikov, ayah dari seorang petenis pria nomor 1 dunia. Di usia 4 tahun, Maria Sharapova mulai berlatih teratur dengan ayahnya di taman kota. Keluarganya selalu mendukungnya penuh meskipun selalu terhalang masalah biaya.

9. Atlit paling dicari di Yahoo
Kekalahan tidak banyak mempengaruhi popularitas Maria Sharapova. Ia masih menjadi atlit yang paling banyak dicari di situs search engine Yahoo untuk periode 2004-2005. Di tahun 2011, ia kembali mendapatkan predikat yang sama kali ini melalui search engine Bing.

10. Keluarga dan masa kecil
Maria Sharapova merupakan anak tunggal dari Yuri Sharapova dan Yelena Sharapova. Wanita kelahiran 19 April, 1987 ini mulai menunjukkan minat di tenis dengan memantulkan bola tenis ke dinding seolah itu lawannya. | Merdeka
Lebih baru Lebih lama