Kucing dengan dua wajah milik
warga Massachusetts mati di usia 15 tahun. Kucing yang diberi nama Frank
dan Louie ini, diyakini sebagai kucing berwajah dua tertua di dunia.
Selama
hidupnya, kucing tersebut harus hidup dengan kondisi dua kepala yang
menempel, dua mulut, dua hidung dan dengan tida bola mata. Namun, kucing
ini memiliki satu otak sehingga kedua kepala ini memiliki respon yang
sama.
Frank dan Louie
berhasil masuk Guinness World Records edisi tahun 2012 sebagai kucing
berwajah dua yang sanggup hidup hingga usia belasan tahun. Bahkan,
kucing ini dijuluki Dewa Janus, dewa romawi yang memiliki dua wajah.
Menurut
catatan medis, jarang ada binatang yang sanggup bertahan hidup sampai
sedemikian lama. Ini juga diluar perkiraan sang majikan, Marty Stevens.
Ketika diadopsi di tahun 1999, Marty diberitahu bahwa kucing itu paling
tidak akan mati pada tiga atau empat hari kemudian. Namun, karena
perawatan yang diberikan, telah membuat kucing ini bertahan hidup.
"Saya
memberinya makan dengan menggunakan botol sampai berusia tiga bulan
karena aku takut dia tidak akan bisa makan," jelas Marty sebagaimana
dikutip tribunjogja.com dari The Telegram, Sabtu (06/12/2014).
Kucing
ini juga dibesarkan dengan kasih sayang. Maka tak heran, setelah kucing
itu mati, Marty pun merasa sangat kehilangan. Ia menegaskan bahwa
dirinya bersedia menerima kucing lainnya dengan kondisi yang sama. "Saya
senang untuk merawatnya lagi," ucapnya. | TribunNews
