Baru-baru
ini, seorang ahli sejarah asal Perancis menemukan fakta mengejutkan
tentang Coco Chanel, pendiri rumah mode Chanel. Sejarawan tersebut
mengungkapkan bahwa Chanel pernah bekerja sebagai agen intelejen Nazi
pada era Perang Dunia II.
Melalui siaran dokumenter berjudul “L'Ombre d'un Doute”, ia memperlihatkan sebuah bukti berupa surat keanggotaan Abwehr
(badan intelejen militer rahasia Adolf Hitler) dengan nama Coco Chanel.
Dalam surat itu, nomor keanggotaan Chanel di organisasi mata-mata
tersebut diketahui berkode F-7124. Menariknya, selain Chanel, tersemat
pula beberapa nama tokoh lain yang juga dicurigai sebagai agen rahasia
Nazi, seperti penyanyi Edith Piaf, Maurice Chevalier, serta seorang
pemain drama, Sacha Guitry.
“Ketika
bekerja untuk Nazi, Chanel memakai nama samaran “Westminster” yang
mengacu pada kisah perselingkuhan dirinya dengan Duke of Westminster
pada tahun 1920 silam” ujar sang sejarawan, Franck Ferrand.
Lantas,
apa sebenarnya isi dokumenter yang dirilis tersebut? Seperti dilansir
Daily Mail, siaran itu menceritakan keterlibatan Chanel dengan Nazi pada
era kejatuhan tentara Perancis tahun 1940 lalu. Saat itu, diceritakan,
Chanel kembali ke Paris dan tinggal di Ritz Hotel yang dicurigai
sebagai markas Nazi di Perancis.
Tak
hanya itu, Chanel juga diketahui terlibat perselingkuhan dengan perwira
Gestapo bernama Baron Hans Gunther von Dincklage yang pada akhirnya
membuat namanya kian santer punya hubungan khusus dengan kelompok Nazi.
Barulah pada tahun 1943, Chanel dikirim ke Madrid guna mengumpulkan
informasi dari Winston Churchill yang saat itu tengah melakukan
kunjungan kenegaraan.
Ferrand
juga menjelaskan, kala itu, Chanel menggunakan pengaruh kedekatannya
dengan Nazi untuk mengembangkan industri parfum-nya. “Perlu diketahui,
semua informasi rahasia tersebut didapat dari data Kementrian Pertahanan
Perancis yang telah tersimpan selama lebih dari 70 tahun” pungkasnya.
Sebagai
informasi tambahan, Coco Chanel merupakan seorang perancang mode
sekaligus pembuat parfum berkebangsaan Perancis kelahiran 19 Agustus
1883. Wanita bernama lengkap Gabrielle Bonheur Chanel tersebut ditemukan
meninggal dunia pada 10 Januari 1971 di Ritz Hotel. Popular
