Revolusi Mental Ala Mensos Khofifah Dengan Cara Membagikan Rokok Ke Orang Rimba di Jambi

Mensos Khofifah Indar Parawansa pada 13 Maret 2015 ini blusukan setelah  mendengar orang rimba di Jambi mengalami krisis pangan, diduga itu yang membuat 11 orang rimba meninggal.

Hal itu pun langsung direspon Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa yang langsung mendatangi lokasi orang rimba di daerah Sungai Kemang, desa Olak Besar Kecamatan Batin XXIV, Jambi.

Dalam blusukan itu memberi bantuan seperti baju kaos sebanyak 180 potong, rokok segala jenis merek sebanyak 15 slof, dan kebutuhan pokok lain kepada orang Rimba di Provinsi Jambi. Bantuan tersebut diserahkan setelah ada 11 orang Rimba di tiga kelompok meninggal secara beruntun‎ karena kelaparan.

“Ini saya bawakan rokok juga, saya lihat tumenggung suka sekali rokok ya,” kata Khofifah.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memprotes keras aksi Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa yang membagikan rokok secara gratis pada warga Rimba di Bukit Duabelas Kabupaten Sarolangun-Batanghari, Jambi. Bantuan ini diberikan menyusul kasus meninggalnya 11 orang Rimba karena kekurangan pangan.

Anggota Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi ‎menganggap tindakan Mensos tersebut melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif Bagi Kesehatan.

“Pembagian rokok secara cuma-cuma adalah tindakan nggak pantas, bahkan melanggar PP 109 Tahun 2012. Dalam PP itu, siapapun dilarang membagikan produk rokok secara cuma-cuma kepada siapapun. Lha ini yang melakukan justru pejabat negara, tragis sekali,” keluh dia dalam keterangan resminya. (fimadani)
Lebih baru Lebih lama