Zona Pendidikan - Ini
terjadi oleh salah seorang pemuda di University of Sheffield, dimana
dirinya ditawarkan voucher dari Amazon sebesar £ 75 sekitar Rp. 1.4 juta
untuk sperma yang dikeluarkannya. Hasil sperma tersebut digunakan
untuk sebuah penelitian.
Ini
merupakan uji coba yang dijalankan oleh universitas. Boffins menguji
apakah lycopene, pigmen merah dalam beberapa buah dan sayuran memiliki
efek positif pada sperma peserta. Mereka berharap untuk membuat pil
"tomat" super yang bisa meningkatkan kesuburan pria hingga 70%.
Profesor
Allan Pacey, pakar kesuburan terkemuka dari Universitas tersebut,
mengatakan: "Ada cukup bukti di luar sana yang menunjukkan penelitian
ini layak dilakukan. Saya optimis. Jika ini berhasil pasti akan
dipertimbangkan untuk diuji pada pasien untuk menangani kesuburan,"
tegasnya.
"Produksi
sperma membutuhkan waktu tiga bulan. Penelitian ini akan memberitahu
kami jika lycopene meningkatkan kualitas sperma dalam proses bekerjanya
dengan mengurangi kerusakan pada DNA, serta apakah itu menghasilkan
peningkatan secara keseluruhan dalam jumlah sperma matang yang
dihasilkan secara keseluruhan,” tambah Allan.
Wah, ini tentu jadi peluang baik untuk Anda para pria yang ingin spermanya tokcer. Populer
