Pasangan yang aktif
dalam hubungan seksual, biasanya tidak akan melewatkan seks oral.
Bahkan
ketika mereka sedang terburu-buru mereka hanya perlu melakukan seks
oral untuk melampiaskan hasratnya tanpa harus melakukan penetrasi.
Namun, seks oral sangat berpotensi menimbulkan masalah penyakit menular
seksual terlebih jika bergonta-ganti pasangan dan tidak menggunakan
kondom.
Sehingga British Association for Sexual Health and HIV (BASHH)
menyarankan orang yang sudah aktif seksual menggunakan kondom atau
dental dam saat melakukan aktivitas ini. Sebab seks oral merupakan jalan
utama terjadinya penyakit seperti herpes, chlamydia, sifilis, dan
gonorrhea.
"Kami melihat ada banyak sekali kasus infeksi menular seksual yang
melalui seks oral," terang Peter Greenhouse.
Bahkan berdasarkan data terbaru, di Inggris telah terjadi peningkatan
penyakit menular seksual yang umumnya dialami oleh anak-anak muda
berusia di bawah 25 tahun dan kaum gay.
"Sangat sedikit orang yang menggunakan kondom saat melakukan seks oral.
Mereka tidak tahu dengan melakukan hal tersebut bisa terinfeksi
chlamydia dan gonorrhea di belakang tenggorokan dengan mudah," terang
dokter Greenhouse, dikutip dari BBC.
Jadi untuk meminimalisir potensi penularan penyakit ini dokter
Greenhouse menyarankan untuk rutin melakukan kesehatan serta menggunakan
kondom atau dental dam saat melakukan seks oral. Terlebih bagi mereka
yang suka bergonta-ganti pasangan.
Dental dam sendiri adalah sepotong lateks yang digunakan untuk menutupi
vagina saat melakukan oral seks pada vagina. (de)
