Lebih Dari 50 Ribu Orang Imigran Yahudi - Amerika Utara Telah Pindah Ke Israel

Lebih dari 230 Olim (imigran Yahudi) baru dari Amerika Utara dilaporkan telah tiba di Israel pada Rabu (17/8/2016) pagi. Mereka tiba pada penerbangan yang diselenggarakan oleh Nefesh B’Nefesh. Lembaga Nefesh B’Nefesh adalah fasilitator bagi Yahudi dari negara manapun yang ingin pindah ke Israel. Proyek pemindahan Yahudi dari negara lain ke Israel ini disebut sebagai “aliyah.” 

“Saya menyerah untuk hidup enak. Untuk itu saya ingin bergabung menjadi tentara Israel (IDF) dan menjadi bagian dari masyarakat Israel,” ungkap Aaron Kress kepada Ynet.

Kress memutuskan untuk pindah ke Israel untuk bergabung dengan tentara IDF. Ia memiliki gelar dalam biologi dan bekerja di Chicago.

“Mimpi saya saat ini adalah untuk menemukan seorang gadis Israel dan memulai untuk membangun sebuah keluarga,” tambah Kress.

Rebecca Glanzer, 22, baru lulus dari Universitas Columbia dengan gelar di bidang ekonomi. Ia juga berharap untuk dapat melayani di IDF.

“Saya telah melihat ke depan untuk pindah ke Israel dan memutuskan menjadi ‘Lone Soldier’ di IDF selama bertahun-tahun. Hal ini terbilang gila, mengingat saya adalah seorang lulusan universitas besar,” kata Glanzer.

“Apa menarik saya untuk pindah ke Israel adalah rasa memiliki yang tidak dapat seorangpun temukan di tempat lain di dunia ini. Menjadi bagian dari 50 ribu peserta ‘Aliyah’ bersama Nefesh B’Nefesh menegaskan bahwa saya telah menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Bergabung dengan ribuan Yahudi untuk hidup di Israel. Saya tak percaya hal ini akhirnya terjadi!” IslamPos
Lebih baru Lebih lama