Puluhan remaja terdiri dari pelajar tingkat SMA/ SMK serta anak putus
sekolah Kecamatan Tualang, Kamis (18/8) mengikuti pelatihan
penanggulangan penyakit menular seksual di kalangan remaja. Kegiatan
yang berlangsung di aula Kampung Perawang Barat, mengangkat tema
penyakit menular seksual dengan sasaran remaja.
Kegiatan ini
ditaja Fakultas Kedokteran Universitas Riau (Unri menjalin kerja sama
dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dalam program Community Oriented
Medical Education (COME) atau pendidikan kedokteran berbasis komunitas.
Kegiatan ini berlangsung dalam rangka menyelesaikan studi profesi
kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK-Unri).
Turut
hadir pihak Kecamatan Tualang, Puskesmas Perawang, UPTD Pendidikan,
Dinas Sosial, dan BKKBN Perawang. Dalam kegiatan ini juga didapatkan
kesepakatan kerja sama antara UPTD Pendidikan, UPTD Puksemas Kecamatan
Tualang untuk menanggulangi penyakit menular seksual.
Sejumlah
nara sumber menyampaikan di depan peserta, di antaranya isu aktual
permasalahan remaja disampaikan oleh Tryanda Ferdyansyah SKed dokter
muda COME FK-Unri, kesehatan peduli remaja oleh dr Formatiur dari
dokter Puskesmas Perawang, kesehatan reproduksi oleh Nora Aries Marta,
SKed dokter muda COME FK-Unri, infeksi menular seksual dan HIV AIDS
oleh dr Setri Herlina dokter Internship Pukesmas Perawang dan Konseling
oleh Muslina Amd Ked pemegang kegiatan IMS Puskesmas Perawang dan
workshop how to be a good counselor oleh dokter muda COME.
Ketua
Panitia Tryanda Ferdyansyah menyatakan permasalahan penyakit menular
seksual pada remaja ini sendiri merupakan tanggung jawab bersama, dan
membutuhkan kerja sama lintas sektoral, baik dari puskesmas, pendidikan,
dan pemerintahan.
Remaja sangat berisiko untuk terjerumus ke
dalam pergaulan bebas, karena itu dibutuhkan binaan dan konseling mulai
dari pihak-pihak terdekat seperti keluarga dan teman sebaya.(wik)
