Hasil Kajian Ilmiah: Ternyata Hormon Seks Yang Terdapat Pada Wanita Mampu Lindungi Efek Buruk Sakit Flu

Sebuah studi pada tikus laboratorium oleh peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health (JHSPH) menunjukkan hormon seks wanita progesteron tampaknya bisa jadi pelindung terhadap serangan flu. Alasannya karena hormon yang banyak dipakai untuk program keluarga berencana (KB) ini ternyata diketahui dapat membantu sel paru rusak agar sembuh lebih cepat.

Hal ini juga yang mungkin jadi alasan mengapa pria bisa mengalami gejala serangan flu dua kali lebih berat dari wanita di usia reproduktif.

Dipublikasi di jurnal PLOS Pathogens, peneliti mengatakan temuan dapat diartikan bahwa progesteron kemungkinan punya peran lebih tak hanya sekadar reproduksi saja. Dengan riset lebih lanjut progesteron suatu hari bisa jadi obat flu untuk wanita.

"Meski ada banyak jumlah wanita yang menggunakan hormon progesteron sebagai kontrasepsi, masih sedikit studi di luar sana mengevaluasi dampaknya dan bagaimana tubuh bereaksi selain untuk penyakit menular seksual," ujar pemimpin studi Sabra L. Klein, PhD, seperti dikutip dari situs resmi universitas JHSPH, Minggu (18/9/2016).

"Memahami peran progesteron dalam perbaikan sel paru dapat menjadi bagian yang sangat penting untuk kesehatan wanita. Ketika seorang wanita menjalani program pengendalian kelahiran dia tidak berpikir implikasi kesehatannya selain untuk menghentikan ovulasi, dan ini penting untuk diketahui," lanjut Sabra.

Tes pada tikus betina menunjukkan ketika individu terserang flu maka tingkat progesteron alami di tubuhnya akan turun. Sementara itu wanita yang menggunakan pil KB, IUD, atau suntikkan KB bisa memiliki tingkat progesteron lebih stabil.
Lebih baru Lebih lama