Belakangan ini media sosial lagi rame-ramenya bahas hal yang sifatnya provokatif serta menuai pro kontra. Berbagai pendapat pun bermunculan buat memenangkan egonya amsing-masing. Nggak heran kalo banyak kalimat cacian dan hinaan bermuculan di dinding media sosial.
Tentu sebagai makhluk bermoral kamu nggak mau ikut-ikutan misuh-misuh dan berkata kasar kan? Kalo punya pendapat mending disampaikan aja dengan baik, nggak perlu pake misuh.
Dan kalo lagi emosi banget, kamu bisa kok nahan emosi supaya nggak kepancing ngomong kasar di medsos dengan cara ini.
Selektif pilih teman
Kamu perlu selektif dalam meng-approve pertemanan di medsos. Bukannya mau pilih-pilih temen, tapi supaya menghindarkan diri dari provokasi yang ujung-ujungnya bikin misuh sendiri. Sebisa mungkin pilih teman yang sekiranya aman dan nggak suka menebar kebencian.
Bersihkan medsos dari 'sampah'
Kalo kamu nggak tahan dengan sindiran temen yang suka nyontong di medsos, mending kamu unfollow atau unfriend dia aja. Ketimbang tiap hari kesulut emosi dan ujungnya berantem, bukankah lebih baik nggak usah temenan aja?
Hindari nulis status pas emosi lagi di puncak
Kamu terbiasa curhat dan nulis status di medsos? Lebih baik hindari dan tahan diri dulu deh, apalagi pas lagi emosi-emosinya. Bisa aja kata-katamu menyakiti hati orang lain dan ujungnya menyulut permusuhan. Nggak mau kan kehilangan temen cuma gara-gara berantem di status media sosial?
Gunakan medsos seperlunya aja
Terakhir, gunakan media sosial seperlunya aja. Perbanyak aktivitas nyata supaya kamu nggak gampang balik lagi scroll status orang di media sosial. Karena emosi bisa menyerang kapan aja lho!
Sekali lagi, pergunakan media sosial sebaik dan sebijak mungkin ya!
Tentu sebagai makhluk bermoral kamu nggak mau ikut-ikutan misuh-misuh dan berkata kasar kan? Kalo punya pendapat mending disampaikan aja dengan baik, nggak perlu pake misuh.
Dan kalo lagi emosi banget, kamu bisa kok nahan emosi supaya nggak kepancing ngomong kasar di medsos dengan cara ini.
Selektif pilih teman
Kamu perlu selektif dalam meng-approve pertemanan di medsos. Bukannya mau pilih-pilih temen, tapi supaya menghindarkan diri dari provokasi yang ujung-ujungnya bikin misuh sendiri. Sebisa mungkin pilih teman yang sekiranya aman dan nggak suka menebar kebencian.
Bersihkan medsos dari 'sampah'
Kalo kamu nggak tahan dengan sindiran temen yang suka nyontong di medsos, mending kamu unfollow atau unfriend dia aja. Ketimbang tiap hari kesulut emosi dan ujungnya berantem, bukankah lebih baik nggak usah temenan aja?
Hindari nulis status pas emosi lagi di puncak
Kamu terbiasa curhat dan nulis status di medsos? Lebih baik hindari dan tahan diri dulu deh, apalagi pas lagi emosi-emosinya. Bisa aja kata-katamu menyakiti hati orang lain dan ujungnya menyulut permusuhan. Nggak mau kan kehilangan temen cuma gara-gara berantem di status media sosial?
Gunakan medsos seperlunya aja
Terakhir, gunakan media sosial seperlunya aja. Perbanyak aktivitas nyata supaya kamu nggak gampang balik lagi scroll status orang di media sosial. Karena emosi bisa menyerang kapan aja lho!
Sekali lagi, pergunakan media sosial sebaik dan sebijak mungkin ya!
