18 Praja IPDN 1993-2008 Tewas Misterius

  • Aliyan Jerani (1993) | Praja Madya asal Kalimantan Barat ini tewas pada 8 Mei 1993 karena dipukul pengasuhnya setelah terjatuh di Barak Bengkulu.
  • Gatot (1994) | Praja Madya Gatot, kontingen Jawa Timur, meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran. Di dadanya ditemukan bekas kebiru-biruan, dan tulang dada retak.
  • Alfian (1995) | Pada 1995, Praja Madya yang mewakili kontingen Lampung ini meninggal karena kepalanya pecah.
  • Fahruddin (1997) | Praja Madya Fahruddin, kontingen Jawa Tengah, meninggal pada 1997 tanpa sebab yang jelas. Pihak STPDN (saat ini berganti nama menjadi IPDN) mencegah jenazahnya divisum.
  • Edy (1999) | Dua tahun berikutnya, giliran Praja Madya Edy, meninggal dengan alasan belajar sepeda motor saat praktik kerja lapangan (PKL). Pihak STPDN menolak jenazahnya divisum.
  • Arizal (2000) | Kemudian pada 25 Juli 2000, Arizal, Praja Madya asal Sulawesi Selatan, meninggal di Danau Toba. Jenazahnya tidak boleh dilihat.
  • Purwanto (2000) | Pada 2000, Praja Madya Purwanto, kontingen Jawa Tengah, meninggal dunia setelah lulus dengan dada retak.
  • Obeth Nege Indow (2000) | Di tahun yang sama, Praja Madya Obeth Nege Indow, kontingen Papua meninggal dunia di tempat kos. Dia muntah darah dan dada retak.
  • Eri Rahman (2000) | Pada 3 Maret 2000, praja asal Jawa Barat Eri Rahman meninggal karena dipukuli tujuh orang seniornya.
  • Wirawan Nurman (2002) | Pada tahun yang sama, Praja Madya Wirawan Nurman, kontingen Sulawesi Utara, pihak STPDN menyatakan sebagai korban kecelakaan.
  • Wahyu Hidayat (2003) | Pada 2 September 2003, Praja Madya Wahyu Hidayat, kontingen Jawa Barat meninggal dan STPDN menolak keras jenazah yang telah dikubur untuk diotopsi.
  • Arizal Sadad (2004) | Praja Madya Arizal Sadad, kontingen Jawa Tengah, meninggal pada 8 Januari 2004. Namun, STPDN menyatakan korban tewas karena kecelakaan.
  • Irfan Alberth Hibo (2005) | Setahun berikutnya, Madya Praja Irfan Alberth Hibo, kontingen Papua. Pihak STPDN menyatakan bunuh diri karena minum Baygon.
  • Manfred Habi (2006) | Wasana Praja Manfred Habi, kontingen Papua, meninggal dunia karena penyakit liver, tapi tidak dilakukan otopsi.
  • Fitria Wahyudin (2006) | Pada tahun yang sama pula praja Fitria Wahyudin juga meninggal. Tidak diketahui penyebab kematiannya.
  • Cliff Muntu (2007) | Cliff Muntu, praja tingkat II asal Manado, Sulawesi Utara meninggal dengan nahas. Untuk kasus ini seluruh pejabat IPDN mengekspos penyebab kematian Cliff karena liver. Padahal, diketahui terdapat bekas lebam di beberapa bagian tubuhnya. Namun, berhasil disamarkan karena ditaburi formalin.
  • Chris Bernard (2008) | Praja IPDN asal Kalimantan Tengah Chris Bernard meninggal secara misterius pada 2008. Tidak diketahui penyebab pastinya.
  • Yudhi Wardhana Siregar (2012) | Praja IPDN asal Sumut ini rencananya diwisuda  Agustus mendatang. Yudhi meninggal di RS Al Islam, Jumat (25/5), pukul 01.40 WIB. Informasi dari pihak RS, Yudhi mengeluhkan sakit kepala sejak dua minggu lalu.
  * Data Olahan Sumut Pos
Lebih baru Lebih lama