Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengungkapkan, konser Lady Gaga dilarang oleh Mabes Polri disebabkan permasalahan perizinan.
Menurut dia, pelarangan konser ini menjadi pelajaran bagi penyelenggara konser agar ke depannya menyelesaikan persoalan perizinan.
"Konser Lady Gaga, saya klarifikasi ini pembelajaran bagi semua EO (event organizer) yang mendatangkan artis. Sebagai negara hukum, kita urus izin, jangan setelah kita pasarkan baru kita urus izin. Mabes Polri bukan karena ada tekanan, polisi tidak gentar dengan itu. Berkoordinasi lah dengan baik," ungkap Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2012).
Politikus dari Partai Demokrat ini pun menyarankan agar Lady Gaga tak ngotot datang ke Indonesia sebelum perizinannya diselesaikan terlebih dahulu.
"Kalau Lady Gaga mau datang, sinting saja. Ini masalah show-nya. Ini Indonesia negara berdaulat," imbuhnya.
Dia juga meminta kepada pihak penyelenggara konser untuk mengurus perizinan konser tersebut.
"Saya katakan kalau dari awal minta izin, EO tolonglah urus izin dulu lah," jelas dia.
Hingga saat ini, menurut dia, penyelenggaraan konser belum mendapat izin dari pihak terkait.
"Tidak ada izin ke Kementerian, izin ke Kepolisian, ke Kamtibnas. Itu priroritas yang pertama itu," tutupnya.| Misbahol Munir, Okezone
Menurut dia, pelarangan konser ini menjadi pelajaran bagi penyelenggara konser agar ke depannya menyelesaikan persoalan perizinan.
"Konser Lady Gaga, saya klarifikasi ini pembelajaran bagi semua EO (event organizer) yang mendatangkan artis. Sebagai negara hukum, kita urus izin, jangan setelah kita pasarkan baru kita urus izin. Mabes Polri bukan karena ada tekanan, polisi tidak gentar dengan itu. Berkoordinasi lah dengan baik," ungkap Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2012).
Politikus dari Partai Demokrat ini pun menyarankan agar Lady Gaga tak ngotot datang ke Indonesia sebelum perizinannya diselesaikan terlebih dahulu.
"Kalau Lady Gaga mau datang, sinting saja. Ini masalah show-nya. Ini Indonesia negara berdaulat," imbuhnya.
Dia juga meminta kepada pihak penyelenggara konser untuk mengurus perizinan konser tersebut.
"Saya katakan kalau dari awal minta izin, EO tolonglah urus izin dulu lah," jelas dia.
Hingga saat ini, menurut dia, penyelenggaraan konser belum mendapat izin dari pihak terkait.
"Tidak ada izin ke Kementerian, izin ke Kepolisian, ke Kamtibnas. Itu priroritas yang pertama itu," tutupnya.| Misbahol Munir, Okezone
