Fakta, Ternyata Menelan Sperma Bisa Membuat Anda Gemuk

Jakarta, Air mani yang mengandung sperma memang mengandung banyak zat-zat bergizi yang baik untuk pembuahan. Tapi apakah kandungan gizi tersebut bisa membuat orang menjadi gemuk bila menelan sperma?

Hasil penelitian Johnson dan Everitt dalam bukunya Essential Reproduction (2000) mengungkapkan bahwa air mani berisi kandungan gizi yang tinggi. Dalam ejakulasi khas (kira-kira satu sendok teh), air mani sudah mengandung 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng.

Selain itu, air mani mengandung beberapa unsur zat gizi, yaitu vitamin C, kalsium, asam sitrat, creatine, kolin, fruktosa, asam laktat, magnesium, nitrogen, fosfor, kalium, natrium dan vitamin B12.

Air mani juga mengandung kalori. Sekali ejakulasi rata-rata air mani diperkirakan mengandung 5 hingga 25 kalori. Kalori inilah yang dianggap bisa membuat tubuh wanita menggemuk bila menelannya. Tapi menurut para ahli, hal tersebut hanyalah mitos.

"Itu mitos. Kalau telan sperma bikin gemuk, memang di sperma itu ada kandungan fruktosa dan protein. Di cairannya juga ada beberapa kandungan lainnya, tapi kalau tertelan oleh tubuh tidak terlalu berpengaruh sebesar itu," jelas dr Johannes Soedjono, M.Kes., SpAnd, spesialis andrologi Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr Ramelan, Surabaya, saat dihubungi detikHealth, Rabu (9/10/2013).

Hal yang sama juga disampaikan oleh dr Andri Wanananda, MS, seksolog sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta. Menurutnya, menelan sperma tidak akan menyebabkan masalah yang berarti, sepanjang sperma bersih dan tidak ada infeksi.

"Tapi kalau untuk mengurangi mual atau bikin gemuk itu mitos. Untuk mengurangi mual kan sudah ada obat anti mualnya untuk ibu hamil," jelas dr Andri.

Meski banyak mengandung zat gizi, menelan sperma juga bukan berarti tanpa risiko. Bila sperma yang ditelan wanita mengandung bakteri atau terinfeksi penyakit kelamin, maka bisa memicu infeksi, tertular HIV, atau bahkan kanker tenggorokan.

"Yang pasti wanita menelan sperma itu membikin tidak sehat. Kenapa? Karena di dalam sperma itu ada kumannya, ada darah putih, ada kotorannya. Jadi tidak dianjurkan. Atau ketika melakukan inseminasi lantas dokter menyuntikkan spermanya, nggak boleh, kan karena tadi ada kumannya," jelas dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, spesialis andrologi RS Fatmawati.

(mer/vit) | Detik
Lebih baru Lebih lama