Fakta Menarik Dibalik Industri Film Porno Jepang Yang Wajib Kita Ketahui

Jepang terkenal dengan sejuta teknologi canggih dan aneh tetapi lebih terkenal dengan negara penghasil film p0rno terbesar di dunia.

Bahkan, di Jepang industri film p0rno sangat di minati oleh para remaja wanita karena menghasilkan banyak uang.

Di Jepang, p0rnografi adalah hal yang legal dan bebas.

Bebas artinya boleh memproduksi benda-benda p0rno berupa film, majalah, buku, foto, alat peraga.

Dan tentu saja benda-benda tersebut dijual da didistribusikan secara bebas. Industri film p0rno di Jepang termasuk dalam skala besar karena menghasilkan banyak uang dan sangat di minati di seluruh dunia karena ceritanya yang penuh fantasi dan terlihat nyata.

Ternyata, ada banyak fakta yang mengejutkan di balik pembuatan film p0rno Jepang. Faktor utama yang paling menarik dari film p0rno Jepang adalah cerita yang penuh fantasi dan seperti kejadian nyata.

Seperti adegan pemerk0saan atau bercinta di tempat umum, tetapi sebenarnya hal tersebut hanyalah rekayasa dari sang sutradara, dilansir dari situs The Week.

Meski legal, Jepang juga menerapkan aturan yang ketat dan sanksi yang berat pada industri film p0rno.

Jika syuting film p0rno dilakukan di tempat umum, maka production house akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang.

Sebenarnya, film p0rno Jepang penuh dengan manipulasi, tidak hanya dalam segi cerita bahkan rintihan erotis para pemain film p0rno juga palsu karena akan terlihat aneh jika film p0rno hanya terdengar suara desahan saja.

Situs DBV menambahkan film p0rno Jepang sengaja menambahkan suara rintihan dan jeritan yang sangat bergairah untuk merangsang otak para penonton.

Meskipun, suara-suara tersebut sangat berisik dan mengganggu, tetapi film p0rno Jepang sangat diminati terutama di Indonesia.

Jepang melegalkan industri film p0rno karena alasan untuk mengurangi dan menekan aksi kejahatan seksual.

Dan cara tersebut terbukti berhasil, karena angka pemerk0saan dan pelecehan seksual di Jepang sangat rendah.

Menurut catatan kepolisian Jepang, tidak ada catatan kejahatan seksual akibat kecanduan film p0rno, karena pelaku kejahatan seksual akan mendapatkan hukuman yang sangat berat.
Lebih baru Lebih lama